Thursday, 21 June 2012

fakta tentang disleksia

Dyslexia atau Disleksia : Kesulitan Mengeja, Membaca dan Menulis

Kesulitan Belajar umum pada anak-anak



Tahukah Anda bahwa dyslexia (disleksia dalam bahasa Indonesia) adalah penyebab yang paling umum dari masalah kesulitan mengeja, membaca dan menulis? Bagaimana kita membantu anak-anak mengatasi kesulitan-kesulitan ini agar berhasil di sekolah? Informasi-informasi berikut ini bertujuan membantu orang tua, guru, dan terapis mengerti dyslexia dan membantu anak/murid mengembangkan kecintaan membaca dan menulis.

Apa itu dyslexia dan penyebabnya?



Dyslexia adalah suatu masalah kesulitan belajar khusus. Dyslexia mempengaruhi kemampuan seseorang untuk belajar, mengolah, dan mengerti suatu informasi dengan baik. Secara khusus, hal ini menyebabkan masalah dalam membaca dan menulis karena seseorang dengan problem dyslexia mempunyai kesulitan mengenali dan mengartikan suatu kata, mengerti isi suatu bacaan, dan mengenali bunyi. Tentunya ini menghambat kemampuan seorang anak untuk belajar membaca, bahkan jika anak mempunyai intelegensia normal dan instruksi yang jelas. Dyslexia mempengaruhi 15-20% dari populasi, dan terjadi pada laki-laki dua kali lebih banyak dari pada perempuan.

Penyebab dari dyslexia secara umum bisa jadi dari genetika, namun penyebab lain yang tidak umum adalah cedera pada kepala atau trauma. Beberapa anak dyslexia ternyata memproses informasi menggunakan area yang berbeda pada otak dibanding anak-anak tanpa kesulitan belajar. Walaupun begitu, ini bukan merupakan karakteristik pada semua anak dyslexia. Beberapa type dyslexia bisa menunjukkan perbaikan sejalan bertambahnya usia anak.

Bagaimana mengidentifikasi dyslexia?


Identifikasi dyslexia mungkin sangat sulit dilakukan sebagai orang tua atau guru di kelas. Namun orang tua dan guru bisa melihat beberapa tanda dan gejala dyslexia, dan bisa mencari pendapat dan evaluasi dari ahli profesional/terapis yang tepat.

Perhatikan beberapa tanda berikut :



  • Kesulitan mengasosiasikan (menghubungkan arti) suatu huruf dengan bunyinya
  • Terbalik dengan huruf (dia jadi bia) atau kata (tik jadi kit)
  • Kesulitan membaca kata tunggal
  • Kesulitan mengeja kata tunggal
  • Kesulitan mencatat huruf/kata dari papan tulis atau buku
  • Kesulitan mengerti apa yang mereka dengar (auditory)
  • Kesulitan mengatur tugas, material, dan waktu
  • Kesulitan mengingat isi materi baru dan materi sejenisnya
  • Kesulitan dengan tugas menulis
  • Kesulitan pada kemampuan motorik halus (misalnya memegang alat tulis, mengancing baju)
  • Tidak terkoordinasi
  • Masalah perilaku dan/atau tidak suka membaca


Jika seorang anak menunjukkan sejumlah tanda-tanda dyslexia, rujuklah anak kepada lembaga pendidikan khusus atau ahli profesional yang terlatih dalam masalah dyslexia, untuk melakukan evaluasi menyeluruh. (Catatan : daftar tanda-tanda di atas tidak merupakan daftar mutlak tanda dan gejala dyslexia. Gunakanlah hanya sebagai panduan umum, bukan sebagai dasar diagnosis. Tanyakanlah dulu kepada ahli untuk rujukan selanjutnya)

Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu anak dyslexia?
Setelah anak dievaluasi, hasilnya akan menunjukkan dengan cara bagaimana anak bisa belajar paling baik. Ada anak yang belajar lebih baik dengan cara visual (melihat), auditori (mendengarkan), dan taktil (menyentuh/meraba). Menggunakan gaya belajar yang sesuai untuk tiap anak sangat penting supaya mereka bisa belajar lebih baik. Berikut adalah contoh cara belajar untuk masing-masing type anak (saran-saran ini bersifat umum dan tidak harus digunakan secara mutlak pada tiap anak)

Visual (penglihatan)


Anak belajar paling baik dengan cara melihat informasi. Karena itu, cara mulai yang baik adalah dengan menggunakan kartu bergambar dengan kata-kata tertulis di bawahnya (flash card). Pilihlah kata-kata yang sesuai dengan level belajar anak. Selain itu, jika anak kesulitan dengan bunyi, tunjukkan di mana bunyi itu dibuat di dalam mulut secara umum.

Contoh : tunjukkan huruf /t/ pada kartu, lalu arahkan ke dalam mulut Anda. Buatlah bunyi /t/ dengan gerakan yang berlebihan. Biarkan anak meniru tindakan Anda sambil melihat ke dalam cermin. Tingkatkan dengan kombinasi suku kata 2 huruf (ta, ti) dan 3 huruf (tas, top), dengan cara menyuarakan dan menulis. Bantulah juga dalam hal kemampuan mengelompokkan dengan menggunakan gambar-gambar dan kata pada kalender harian. Ulanglah kalender ini setiap hari, lalu tandai tugas-tugas yang sudah selesai.

Auditori (pendengaran)



Anak-anak auditori belajar paling baik dengan cara mendengarkan apa yang diajarkan. Untuk anak yang kesulitan pada masalah bunyi, ajarkan sepasang kata singkat dan mintalah anak untuk mengatakan kata mana yang betul (tas/das). Juga, mintalah mereka menulis huruf, kata, atau kalimat sementara Anda mengucapkannya, untuk melatih kemampuan menulis. Bantulah juga dalam hal kemampuan mengelompokkan dengan memasang kalender “verbal” (diucapkan). Baca dengan keras kepada anak jadwal hariannya dan bantulah dia mengatur tugas, jadwal, dll.

Taktil (perabaan)


Anak-anak ini belajar paling baik dengan proses ‘menyentuh’. Ini adalah anak-anak yang biasa terlihat memisahkan bagian suatu benda dan kemudian menyatukannya kembali. Mereka belajar paling baik dengan melalui sentuhan, sehingga sangatlah penting untuk memasukkan gaya belajar ini ke dalam perintah-perintah Anda.

Contoh : Biarkan anak membuat bentuk huruf dari tanah liat, untuk membentuk kata singkat. Ulanglah bunyi dari tiap huruf sementara anak membuatnya. Selain itu, alat pengeja taktil juga penting untuk pembelajar type ini. Alat ini meliputi huruf-huruf bertekstur/guratan sehingga anak mendapat rabaan taktil sementara mengeja. Bantulah mengelompokkan dengan mengkombinasikan proses belajar visual dan taktil. Buat kalender dan tandai tiap tanggal penting dengan sticker timbul/bertekstur. Setiap hari, ulanglah kalender ini bersama anak dan buatlah ia menyentuh dan merasakan stiker tersebut. Kombinasi pembelajaran visual dan taktil akan membantu daya ingat.

Contoh-contoh di atas adalah saran untuk mengajar anak dyslexia dengan memfokus pada gaya belajar individual mereka. Ingatlah bahwa banyaknya waktu mengajar mereka secara individu dan identifikasi dini terhadap kesulitan belajar ini, akan membuat proses belajar lebih berhasil

Tuesday, 10 April 2012

tahniah wan!!!!!

najla 'arifah

assalamualaikum,,kali ni nak citer sket pasal sahabat mase diploma,,,die dah dapat anak ke 2 di lahirkan pade 7/3/2012 jam 5.06 petang di hospital al farabi uantan.. namenye najla arifah,,,cantikkan..secomel tuan badan,,hehe,,TAHNIAH di ucapkan pade wan nasyitah dan suami,,,bertambah la anak2 buah kami,,x lame lagi syikin pulak,,hehe,,,yahooo,,mudahan wan menjadi ibu mithali buat anak2 wan dunia dan akhirat..


kiut kan????mcm mak die,,

Saturday, 7 April 2012

NASIHAT ITU PENTING

Dari Jarir r.a katanya:"Aku berjanji kepada Rasulullah s.a.w akan setia dan patuh dan memberi nasihat kepada setiap orang muslim. Lalu beliau bersabda kepadaku:"Lakukanlah sekuasamu."
(Riwayat Muslim)
Dari Usamah bin Zaid r.a bahawa ia pernah mendengar Nabi SAW bersabda "Pada hari kiamat kelak seseorang itu akan dicampakkan ke dalam neraka, maka keluarlah ususnya dan dia berputar-putar seperti seekor keldai mengelilingi batu kisaran. Para penghuni neraka lainnya pun menghampirinya dan bertanya:"Wahai saudara, mengapa ini semua terjadi? Bukankah saudara adalah orang yang pernah menyuruh kepada-perkara makruf (kebaikan) dan mencegah perkara-perkara yang mungkar (kejahatan)?" Maka ia menjawab:"Benar, akulah yang pernah menyuruh kamu berbuat makruf dan melarang kamu berbuat kemungkaran, tetapi aku sendiri yang melanggarnya."
Riwayat Bukhari & Muslim
1. Dalam usaha membina individu dan mendidik masyarakat, Islam amat mementingkan ketinggian akhlak seperti benar dalam percakapan dan tindakan, penuh rasa tanggungjawab (amanah), menepati janji, toleransi, pemaaf, penyantun dan sebagainya.

2. Seorang pendakwah itu hendaklah mendahulukan contoh perbuatannya daripada ucapannya kerana dakwah melalui perangai atau akhlak yang baik (qudwah hasanah) merupakan media yang paling efektif kepada masyarakat yang akan menjadikannya sebagai contoh (idola) untuk diikuti.

3. Sesungguhnya orang yang pernah menyuruh orang lain berbuat baik sementara dirinya sendiri melanggarnya adalah orang yang bakal menempuh siksaan yang amat berat di hari akhirat kelak. Keadaanya samalah seperti 'ketam yang mengajar anaknya berjalan lurus '. Oleh itu hiasilah diri dengan akhlak yang terpuji, penampilan yang baik, etika pergaulan yang bersopan dan sifat-sifat mulia yang lain supaya tidak tergolong di kalangan orang-orang yang 'cakap tak serupa bikin'!.
"Daripada Abu Hurairah r.a. katanya:" Seorang Arab Badwi telah membuang air kecil di dalam masjid, lalu orang ramai pun bangun hendak bertindak ke atasnya. Maka rasulullah s.a.w bersabda (yang maksudnya): "Biarkan dia (hingga selesai ia membuang air kecil) dan siramkan sebaldi atau segayung air ke atas kencingnya itu. Sesungguhnya kamu diperintah untuk memberi kemudahan, bukan untuk mendatangkan kesusahan."
Riwayat al-Bukhari
1. Teguran Rasulullah s.a.w di dalam hadith tersebut adalah sebagai panduan kepada umat Islam agar bertindak dengan penuh hikmah dan menegur secara baik. Bahkan ia termasuk di dalam strategi dakwah yang amat penting.

2. Masjid merupakan tempat suci yang amat perlu dijaga kebersihannya. Oleh itu setiap ahli jemaah mestilah mematuhi peraturan masjid yang telah ditetapkan oleh pihak pengurusan masjid agar memberi kemudahan kepada semua pihak.
3. "Memudah dan tidak menyukarkan" adalah antara prinsip asas Islam yang harus diutamakan dalam melakukan segala perkara selagi mana ia tidak melanggar batas-batas syarak.

Nabi pernah menyatakan bahawa tekanan paling berat yang pernah dirasakan baginda sewaktu berhadapan dengan orang Quraisy ialah apa yang pernah baginda deritai pada Hari Aqabah di Mina iaitu ketika baginda pergi ke Taif untuk berdakwah. Di sana baginda berharap agar penduduk Taif akan menerima dakwah baginda dan melindungi baginda daripada keganasan puak Quraisy.

Namun yang sebaliknya pula berlaku apabila baginda diusir dan dikasari hingga luka berdarah. Dalam peristiwa ini Allah SWT telah mengutuskan malaikat untuk membantu baginda membinasakan puak yang menentang itu dengan cara membinasakan mereka sebagaimana yang berlaku pada kaum-kaum sebelumnya. Namun sebagai seorang Nabi baginda tidak terburu-buru. Baginda menolak bantuan tersebut dan masih mengharap supaya kaum yang melampau itu diberikan kesedaran dan mereka tidak dibinasakan kerana perlakuan mereka itu sebenarnya adalah disebabkan kejahilan mereka.
أُبَلِّغُكُمْ رِسَالاَتِ رَبِّي وَأَنصَحُ لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ اللّهِ مَا لاَ تَعْلَمُونَ
Aku sampaikan kepadamu amanat-amanah Tuhanku dan aku memberi nasihat kepadamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui
(Al-A'raf 7 : Ayat ke 62) 

Saturday, 3 March 2012

da kawen pun abg fahmi,heeee

tahniah d ucapkan bt abg fahmi dan pasangan kak balkis ats pernikahan..mudahan  berbahagia & panjang umor hga ke ank cucu....first lady a.fahmi mudahan dapat memberi sokongan n dorongan utk terus mara & bersemangat dlm menegakkan Islam tercinta,,barakaalahulakuma,,

Wednesday, 29 February 2012

perkampungan menara gading teregganu 2012


al kisah pmg Ganu 2012..ak d taklifkan sbg fasilitator buat kedua kalinya,,berdebar2 nak berjumpe dgn adik2 dan bagaimanekah strategi akan ku gunekan utk memenangi hati adik2 untuk mencapai target dan matlamat pmg kali ni..amat  bahagia menjadi fasi kali ni krn menggunakan gelaran adik-beradik..aku harapkan hubungan yg terbina ini akan kekal buat selamenyer..